JUARA 2 LOMBA MENULIS ARTIKEL PJJ

"Dalam Rangka HUT KE-75 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2020 Tingkat Kab. Semarang"

STUDY TOUR

"Study Tour Kelas 5 di JOGJA BAY"

LOMBA MAPSI TAHUN 2019

"Juara 1 Lomba MAPSI Cabang KTII Putra Tingkat Kab. Semarang"

I LOVE

"Gedung SDN Poncoruso"

FOTO BERSAMA

"GURU DAN KARYAWAN SDN PONCORUSO TAHUN PELAJARAN 2020/2021)"

Kamis, 26 September 2019

Pendataan Alumni SDN Poncoruso | KORWILCAM BAWEN

PENDATAAN ALUMNI SDN PONCORUSO
(Semua Angkatan)

Kami membuka pendataan Alumni SDN Poncoruso semua angkatan, sebagai bentuk apresiasi sekolah kepada para alumnus untuk dicatat dalam Buku Alumni.

Silahkan buka link dibawah ini!

http://gg.gg/Pendataan-Alumni-SDN-Poncoruso




Terima kasih.
_TNP_

Selasa, 24 September 2019

Launching Website Sekolah dan Channel Youtube Resmi SDN Poncoruso

Team News_SDN Poncoruso Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang membuktikan konsistensinya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi civitas akademika dan masyarakat luas. Hal ini ditunjukkan dengan launching perdana website sekolah dan channel yotube resmi SDN Poncoruso dengan nama website www.sdnponcoruso.sch.id dan channel youtube SDN Poncoruso Official Minggu malam Senin, 22 September 2019 Pukul 19.30 WIB di halaman SDN Poncoruso.
Pelepasan dengan menyalakan kembang api ke udara oleh Bapak Kepala Sekolah, Sumardi, S.Pd., MM malam itu sebagai tanda dilaunchingnya website SDN Poncoruso www.sdnponcoruso.sch.id

Website sekolah ini pada dasarnya bertujuan untuk :
  1. Mendukung program Menteri Pendidikan dalam mengoptimalkan Internet di Lingkungan Sekolah.
  2. Meningkatkan mutu para Pengelola Sekolah, Guru, Siswa dan Perangkat sekolah lainnya.
  3. Mengurangi efek negatif dari penggunaan internet dengan  memperbanyak modul pendidikan.
  4. Memasyarakatkan internet.
Muryanto: "Dengan adanya website, sekolah semakin bisa mempublikasikan eksistensinya", salah satu alumnus SDN Poncoruso.
"Sekolah bisa mempublikasikan kegiatan sekolah untuk bisa diakses terkait kegiatan dan kreativitas anak. Dan juga terjalin komunikasi yang intens dengan alumni," papar Muryanto.
"Sekarang sudah punya website, jadi bisa akses informasi lewat web dan bisa diakses dimana saja," lanjutnya.
Pentingnya sebuah website untuk pendidikan memang sudah seharusnya digalakan dengan tujuan supaya siswa pun bisa menjadi mudah belajar, berkreasi, mengakses nilai, mengerjakan tugas dan lain sebagainya sebagai bentuk menumbuhkembangkan pendidikan karakter dan juga pengenalan teknologi informasi pada anak didik semenjak dini.
Website sekolah dan channel youtube tersebut diharapkan menjadi media penghubung SDN Poncoruso dengan civitas akademika maupun masyarakat luas.

Adapun informasi mengenai SDN Poncoruso dapat dikunjungi melalui website www.sdnponcoruso.sch.id berikut video panduannya.
https://www.youtube.com/watch?v=tJZXwPSy2Pg.

Pembagian stiker kepada orangtua/wali murid

_Teams News SDN Poncoruso_

Senin, 23 September 2019

Serunya nobar laga terakhir #Timnas Indonesia AFC U-16 CHAMPIONSHIP di Halaman Sekolah | SDN Poncoruso

Team News_Ya,... hampir ratusan siswa-siswi, orangtua/wali murid, guru, warga desa Poncoruso serta pecinta sepak bola dari "PANCA PUTRA FC" memenuhi halaman sekolah SDN Poncoruso. Mereka disana untuk menggelar nonton bareng laga terakhir AFC U-16 CHAMPIONSHIP 2020 QUALIFIERS antara Timnas Indonesia U-16 vs Timnas China U-16, yang diselenggarakan pihak sekolah, Minggu, 22 September 2019 mulai pukul 18.30 WIB.


Suasana nonton bareng (nobar) laga terakhir AFC U-16 CHAMPIONSHIP 2020 QUALIFIERS
antara Timnas Indonesia U-16 vs Timnas China U-16 di halaman sekolah SDN Poncoruso.

"Kami gelar nobar Timnas Indonesia U-16 vs Timnas China U-16 ini karena banyak sekali peserta didik dan juga masyarakat desa Poncoruso yang cinta bola, walaupun hari libur dan juga bukan tupoksi kami sebagai guru, tetapi karena kegiatan yang positif, kenapa tidak. Pihak sekolah tetap menyelenggarakan nobar tersebut," ujar Nur Safi'i, S.Pd Guru PJOK, Minggu (22/09) malam.


"Kebiasaan nobar warga desa Poncoruso serta banyaknya pecinta bola untuk mendukung Timnas  Indonesia dimanfaatkan pihak sekolah untuk sekaligus launching website resmi SDN Poncoruso www.sdnponcoruso.sch.id dan juga menjalin hubungan baik antara pihak sekolah dengan warga masyarakat desa Poncoruso", kata Guru Kelas 5 SDN Poncoruso.

"Selain bentuk hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga kan sebagai salah satu bentuk informasi ke masyarakat. Untuk itu, jika ada timnas Indonesia bermain, kami akan menggelar nobar di halaman sekolah bersama anak-anak dan orangtua/wali murid," terangnya lagi.

Bahkan, masyarakat yang melewati depan sekolah sempat berhenti untuk ikut bergabung nonton bareng. Mereka mengaku terhibur dengan kegiatan nobar yang diadakan oleh pihak sekolah tersebut.

Mulyani, salah satu wali murid mengaku sangat terhibur dengan adanya kegiatan nobar ini.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu solusi hiburan peserta didik di akhir pelaksanaan Penilaian Tengah Semester 1 (PTS).

"Saya sangat senang adanya nobar ini, jadi tidak ketinggalan informasi tentang pertandingan Timnas Indonesia melawan China," ujar Mulyani yang juga Ketua Lingkungan RT.02 Dusun Poncoruso.

Dalam pertandingan ini, Timnas Indonesia meskipun dengan perjuangan keras belum mampu menang, namun dapat menahan imbang 0-0 hingga akhir pertandingan. Meskipun tidak menang tetapi Timnas Indonesia U-16 menjadi salah satu dari empat Runner UP terbaik yang lolos ke AFC U-16 CHAMPIONSHIP 2020 yang akan digelar di Bahrain pada 16 September - 3 Oktober 2020.

Senin, 16 September 2019

Woow !!! Ternyata, Catur Penumbuh Prestasi Akademik Siswa

Tayang di Koran Pagi WAWASAN_Senin Wage, 16 September 2019_halaman 2

"Catur Penumbuh Prestasi Akademik Siswa"


Oleh: Sujono Yusuf, S.Pd

Usia emas atau yang biasa disebut dengan golden age merupakan masa-masa yang paling penting untuk anak dan masa tersebut tidak mungkin untuk diulangi lagi. Pengoptimalan dalam mendidik anak harus dimaksimalkan sepenuh hati, jangan setengah-setengah baik oleh orangtua maupun guru untuk dapat menyerap sebaik-baiknya pelajaran di sekolah.

Meski sibuk berlatih, bermain, dan juga mengaji Padang (11) sapaan akrabnya, keterampilannya mengolah formasi bidak catur tidak mengurangi nilai pelajarannya di sekolah, justru menambah semangat belajarnya. Prinsip hidup ini tertanam kuat pada sanubari Padang, berkat didikan keras ayahnya, kesibukannya dalam berlatih catur yang banyak menguras energi itu, ternyata tidak mengurangi prestasi belajarnya untuk menjadi juara kelas. Kerasnya pola didikan dan pembinaan dari orangtua dan guru yang disiplin, kemudian membentuk wataknya agar tetap menjaga prestasi di sekolah.

Permainan catur sendiri dewasa ini bukanlah hanya permainan pengisi waktu santai, akan tetapi permainan catur adalah salah satu jenis permainan pikiran yang banyak sekali kejuaraannya. Artinya jika seseorang menguasai permainan catur maka dapat mengukir prestasi yang tinggi dari olahraga catur tersebut. Grand Master (GM) merupakan sebutan untuk seorang juara catur yang telah tercatat secara global.

Muhammad Padang Pinayungan nama lengkapnya, siswa kelas 5 SDN Poncoruso Kecamatan Bawen tempat penulis mengajar, adalah salah satu dari puluhan peserta yang beradu strategi pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN-XII) SD/MI Cabang Olahraga Catur Tingkat Kabupaten Semarang Tahun 2019, yang akhirnya sukses meraih Juara 1 Cabor Catur Putra yang diikuti oleh atlet-atlet catur perwakilan dari masing-masing kecamatan di seluruh Kabupaten Semarang. Tahun sebelumnya, juga berhasil menjadi Juara 2 pada KEJURKAB Catur Putra Tingkat Kabupaten Semarang bulan September 2018.

“Olahraga catur adalah permainan yang identik dengan nilai filosofi yang sangat membantu perkembangan kecerdasan anak,” ujar Didie Yunanton, S.Pd.,WNP.,PD wasit pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN-XII) SD/MI Cabang Olahraga Catur Tingkat Kabupaten Semarang Tahun 2019 tersebut. Bermain catur mengajarkan pada anak untuk memperhitungkan setiap langkah atau keputusan yang diambil. Berfikir itu tidak boleh hanya untuk satu langkah saja, tetapi juga harus lebih berpikir jauh ke depan.


Skak Mat

Di tahun yang sama pula, Padang bersama dua temannya mewakili SDN Poncoruso berhasil sukses meraih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat LCC (SD/MI) Tingkat Kecamatan Bawen, yang dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2019. Itulah salah satu bukti bahwa olahraga catur dapat membantu perkembangan kecerdasan anak. Berikut adalah manfaat besar mengenalkan permainan catur kepada anak seperti yang dilansir oleh sheknows.com.

Pertama, berpikir kritis. Bermain catur memerlukan keterampilan berpikir kritis. Anak harus bisa berpikir beberapa langkah ke depan sebelum pindah. Kadang-kadang sebagai orang tua, kita memanjakan anak dan berpikir untuk mereka. Jika kita memiliki masalah untuk menarik sikap kita yang sudah terlanjur demikian, ajarilah mereka bermain catur yang akan membuat mereka belajar dan berpikir sendiri.

Kedua, meningkatkan kemampuan otak. Ada sesuatu yang disebut dandrit otak yang tumbuh pesat ketika anak terlibat dalam permainan catur.

Ketiga, keterampilan hidup. Dengan catur, anak akan mengembangkan analitis, sitetis dan keterampilan untuk mengambil keputusan, yang dapat ia gunakan di kehidupan nyata.

Keempat, pemikiran yang tinggi. Catur mengharuskan pemainnya berpikir tingkat tinggi, membantu mereka menganalisis tindakan, konsekuensi dan memvisualisasikan kemungkinan masa depan.

Melihat olahraga catur merupakan cabang olahraga yang cukup bergengsi di kabupaten Semarang dan juga sesuatu hal yang sangat istimewa untuk dijadikan sarana mengukir prestasi. Khususnya di SDN Poncoruso Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bawen tempat penulis mengajar, sedang mengupayakan olahraga catur menjadi salah satu ektrakurikuler di sekolah. Harapannya  adalah untuk melahirkan Grand Master-Grand Master (GM) kecil Indonesia di sekolah dasar dan meningkatkan minat bakat seluruh siswa.

FIDE (Federation Internationale Des Eches) adalah organisasi olahraga catur tingkat dunia, hingga kini telah mempunyai anggota sekitar 157 negara termasuk Indonesia. Sedangkan di Indonesia olaraga catur diwadahi oleh PERCASI (Persatuan Catur Seluruh Indonesia). Utut Adianto, Susanto Megaranto dan Maria Luci Ratna Sulistya adalah atlet-atlet catur yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat Internasional.

Agar dapat bermain catur dengan benar maka perlu mengetahui langkah dari masing-masing buah catur. Bidak melangkah ke depan lurus petak per petak kecuali di lapangan sendiri boleh dua langkah dan memukul lawan dengan posisi serong. Kuda melangkah seperti huruf (L), gajah melangkah selalu diagonal sesuai warna petak yang ditempati, benteng melangkah lurus baik vertikal atau horizontal, menteri bebas melangkah sedangkan raja bebas melangkah tetapi hanya petak per petak.

Secara sederhana peralatan olahraga catur sebenarnya hanya membutuhkan papan catur dan buah catur, sudah cukup untuk berlatih. Prinsip dasar bermain catur adalah membuat raja lawan tidak dapat bergerak atau mempunyai ruang gerak lagi karena semua jalur sudah dikuasai pihak lawan, dalam istilah catur  “Skak Mat”.

Sebelum anak menekuni olahraga catur secara nyata maka perlu diadakan sosialisasi permainan catur kepada anak-anak tingkat sekolah dasar secara sederhana agar anak mengenalinya, senang, tertarik dan akhirnya mau berlatih secara intensif.

Ektrakurikuler olahraga catur dapat secara rutin dilaksanakan setiap hari sabtu hari kegiatan pembiasaan siswa di sekolah sebagai pendukung pendidikan karakter.

Penulis, Guru SDN Poncoruso,
Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

Sabtu, 14 September 2019

Contoh soal ulangan masing-masing kelas SD/MI secara online memakai smartphone | SDN PONCORUSO

Untuk latihan contoh soal ulangan silahkan buka link berikut :
Kalian langsung dapat melihat hasilnya! ^Selamat Mencoba^

Kelas 1
Kelas 2
  1. http://gg.gg/PTS1kelas2PAI
  2. http://gg.gg/pts1kelas2PAIbagian2
  3. http://gg.gg/soalpts2_PAI_kelas2

Kelas 3
Kelas 4
Kelas 5
  1. http://gg.gg/Kelas5LatihanTema2
  2. http://gg.gg/pts1kelas5tema2bagian2
  3. http://gg.gg/pts1matematikakelas5
  4. http://gg.gg/Kelas5LatihanTema2
  5. http://gg.gg/pts1kelas5tema2bagian2
  6. http://mail.gg.gg/ulangantema3kelas5
  7. http://mail.gg.gg/belajar-form-kuis-sederhana 
Kelas 6

Dengan bertambahnya waktu contoh soal ulangan online akan selalu dikembangkan dan bertambah masing2 kelas.

By. Team News SDN Poncoruso

Rabu, 11 September 2019

ANTIK (Air Mancur Tanpa Tenaga Listrik)

Koran WAWASAN_Jumat Wage, 30 November 2018_halaman 4: https://issuu.com/koranpagiwawasan/docs/wawasan_20181130/4

Ketika Guru dan Siswa Saling Memadu Melodi
Oleh: Sujono Yusuf, S.Pd

Suara gemercik sebuah air mancur di taman merupakan sebuah pemandangan yang dapat menciptakan suasana yang sejuk dan penuh ketenangan. Berbagai tipe model kolam air mancur dapat dibuat untuk menjadi salah satu solusi yang saat ini hampir digunakan oleh semua penggemar taman di tempat-tempat wisata, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan dan taman lainnya. Begitu indah, nyaman dan menyejukkan  jika air mancur tersebut selalu dapat kita nikmati setiap saat.

Pemandangan di sekitar kita, bisa menggugah kita untuk berkreasi. Di sekolah tempat penulis mengajar __SDN Poncoruso Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang__ seorang siswa bernama Galih Sandi Pamungkas melakukan sebuah eksperimen, walaupun sederhana tetapi mengagumkan dan membanggakan sekolah dan tentunya orang tuanya. Anak ketiga dari tiga bersaudara tersebut membuat alat sederhana dengan menggunakan barang bekas botol air mineral, menciptakan pemandangan dan suasana menyejukkan yang tidak lagi mahal, yakni menciptakan alat “ANTIK” (Air Mancur Tanpa Tenaga Listrik). Hasil karyanya mendapat Juara 3 dalam Lomba KIR Kategori Tekhnologi Terapan Tingkat Kabupaten Semarang Tahun 2018.
 

Karya Galih, jika dirunut jalan ceritanya, langsung maupun tidak langsung pasti ada keterlibatan dari peran guru. Guru memang merupakan sosok penggali potensi. Pembimbing dan pelatih sekaligus pembentuk karakter. Sejalan dengan peran tersebut, guru selalu berupaya dalam mengembangkan daya pikir anak. Daya pikir akan berkembang secara maksimal jika potensi yang dimiliki siswa dikelola secara optimal. Daya pikir Galih, dan ketekunan seorang guru dalam menghasilkan sebuah karya diibaratkan seperti memadu melodi.

Walaupun berbagai macam tipe air mancur dengan sistem pompa listrik sebenarnya sudah banyak dijual di pasaran. Kita mudah, tinggal memilih sesuai selera dan kebutuhan akan hadirnya sebuah tetesan gemercik air di kolam sebuah taman. Tetapi di balik kemudahan tersebut adakah pertimbangan dan alasan lain seperti apa yang telah dilakukan oleh seorang siswa kelas 5 SD tersebut.

Dengan teori tentang materi sifat-sifat air yang ada di mata pelajaran IPA kelas 5, bukan tidak mungkin jika air mancur yang kita inginkan tidak lagi menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya, bukan tidak mungkin pula jika tidak menggunakan tenaga listrik maka kita tidak perlu mengeluarkan biaya. Untuk memudahkan pengontrolan dan menstranmisikan gaya yang besar melalui unit-unit yang kecil ternyata dapat dipadukan dari sistem hidrolik. Alat “ANTIK” karya siswa kelas 5 SD tersebut didasari dari adanya gravitasi bumi dan ditambahkan teori hidrolika. Dalam ilmu hidrolik kita mengenal perilaku air yang dapat berjalan melawan gravitasi apabila diberikan sesuatu yang mampu mendorong atau menarik air untuk menarik ke atas.

Memadu Melodi, pengembangan air mancur tanpa tenaga listrik perlu, untuk mendapatkan yang lebih sempurna atau sering disebut sebagai air mancur abadi. Guru dan siswa perlu selalu memadu melodi bagaikan instrumen musik yang dimainkan. Selalu melakukan eksperimen untuk mencoba, mencoba dan terus mencoba lagi. Selalu memadukan  teori dasar materi siswa SD dan daya pikir serta potensi yang dimiliki anak didik.

Bukan tidak mungkin pula jika air mancur abadi bisa dilakukan eksperimen lebih mendalam lagi untuk mengganti tenaga listrik energi alternatif. Di alam ini cara kerja air tersebut ada dalam sistem air hujan, dimana air menguap menuju ke atas lalu menggumpal menjadi awan di langit untuk kemudian turun kembali ke permukaan bumi dalam bentuk air hujan, kemudian menguap ke langit lagi begitu seterusnya. Dalam perkembangannya jika alat ini bisa dikembangkan dan bisa diproduksi secara masal sehingga air mancur yang kita inginkan tidak lagi menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya, dan kita tidak perlu mengeluarkan biaya bulanan untuk membayar tagihan listriknya.

Bawaan dan sikap anak sangat beragam. Kepiawaian guru dalam mendidik sangat berpengaruh kuat terhadap corak dan watak anak. Segala bentuk dorongan dan motivasi yang diberikan guru berandil besar terhadap kesuksesan dalam mencapai tujuan. Pada dasarnya setiap anak memiliki bakat yang jika dikembangkan dengan seksama dapat menghasilkan prestasi yang luar biasa. Potensi tersebut diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat pada masa mendatang.

Ketika guru dan siswa saling memadu melodi menghasilkan sebuah karya yang membanggakan. Guru adalah pemandu yang sekaligus memadu antara keinginan, harapan dan kenyataan. Oleh karena itu pada saat yang sesulit apapun guru untuk mampu menghadirkan melodi yang menyejukkan ibarat memadu melodi bagaikan gemercik air mancur di taman.

Penulis: Guru Kelas 5 SDN Poncoruso Kecamatan Bawen

Jumat, 06 September 2019

SDN Poncoruso Juara I Lomba MAPSI Cabang KTII Putra Tingkat Kabupaten Semarang | MAPSI Tahun 2019

SDN Poncoruso News – SDN Poncoruso berhasil menyumbangkan sebuah trofi, yakni Lomba KTII untuk kontingen Kecamatan Bawen dalam Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) ke-22 tahun 2019 tingkat Kabupaten Semarang. Lomba MAPSI SD kali ini diselenggarakan di SDN Langensari 02 dan SMPN 4 Ungaran, Kecamatan Ungaran Barat, Kamis (05/09/2019).

Ananda Galih Sandi Pamungkas,

peraih Juara I KTII Putra Tingkat Kabupaten Semarang Tahun 2019


Trofi tersebut disumbangkan oleh Ananda Galih Sandi Pamungkas putra dari Bapak Rhosidi Dwi Yulian dan Ibu Farida Ariani, anak ketiga dari tiga bersaudara yang mengukuhkan dirinya menjadi Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Islami (KTII) Putra. Dalam karya tulisnya, siswa kelas VI ini mengangkat topik tentang aktivitasku belajar shalat lima waktu di kelas VI yang dilakukan di sekolahnya.

"Dengan mengangkat topik sederhana tentang kegiatan pembentukan karakter islami di sekolah, belajar sambil bermain dengan memanfaatkan aplikasi smartphone alhamdulillah,... hasilnya sangat membanggakan, kami meraih prestasi sebagai Juara I KTII di lomba MAPSI tingkat kabupaten tahun ini", terang Sumardi, S.Pd., MM. selaku kepala SDN Poncoruso Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bawen. "Galih juga anaknya aktif di berbagai kegiatan, anak ini menjadi ketua kelas VI, ketua Regu Elang dan juga pemimpin upacara bendera setiap hari senin", puji beliau. 

Pak Mardi menambahkan bahwa sekolahnya sedang berupaya membudayakan Teknologi Informasi lewat pendidikan, tetapi tetap menjaga kearifan budaya lokal masyarakat setempat.  Di level kecamatan, SDN Poncoruso mengirimkan siswanya cabang  lomba Teknologi Informasi dan Komunikasi Islami (TIKI), lomba Kewirausahaan dan Macapat Islami yang masing-masing berhasil meraih Juara II di tingkat kecamatan Bawen. Di level tingkat kabupaten, kami mengirimkan dua siswa terbaik kami dalam ajang  lomba KTII ini yakni ananda Galih Sandi Pamungkas (Pa) dan ananda Arifah Lutfiana (Pi). Kedua siswa SDN Poncoruso tersebut juga sebelumnya menjadi yang terbaik lomba MAPSI cabang lomba KTII di tingkat kecamatan Bawen.

Foto bersama Bapak/Ibu Guru SDN Poncoruso usai penerimaan trofi kejuaraan


Sementara itu, Koordinator lomba kontingen Kecamatan Bawen, Shodri Sa'id Khisamuddin, S.Pd.I, yang ditemui setelah acara pengumuman mengemukakan bahwa kontingen Kecamatan Bawen sudah berusaha maksimal dan pulang dengan meraih 6 trofi kejuaraan. Trofi pertamanya adalah dari cabang lomba KTII yang dipersembahkan dari SDN Poncoruso dan 5 lainnya dari SD lain yakni: Juara I Cerita Islami Putra, Juara I Kaligrafi Putra, Juara II Tahsinul Khat Al Qur'an Putri, Juara III LCC Putra dan Juara III Tilawah Al-Qur'an Putra. Ketiga peraih Juara I tersebut adalah putra putri terbaik Bawen yang akan menjadi delegasi kabupaten Semarang di tingkat Provinsi Jawa Tengah, termasuk ananda Galih.

Guru Pendamping sekaligus Guru Pembimbing Galih, Sujono Yusuf, S.Pd., “Di level kabupaten ini tingkat persaingan sangat ketat, untuk itu, di MAPSI tahun mendatang kami harus mempersiapkan diri secara lebih baik lagi, apalagi besok, semakin tinggi levelnya semakin ketat persaingannya di tingkat provinsi" sambung Pak John sapaan akrabnya.

Saat ditanya persiapannya maju tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan dilaksanakan di Asrama Haji Donohudan Kabupaten Boyolali 15-16 November 2019 besok, "Dengan ketekunan, motivasi yang tinggi untuk terus belajar dan berusaha serta disiplin latihan, kami yakin Galih dapat menjadi yang terbaik demi SDN Poncoruso dan desa Poncoruso tercinta", jawab pak guru dua anak ini. "kalau target, masalah hasil kita serahkan yang di atas", tutup Pak John.

Bersama Guru Pembimbing dan Koordinator Lomba Kontingen Kecamatan Bawen, Bpk. Shodri


Sementara, Galih yang juga pernah meraih Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja (LKIR) tingkat Kabupaten Semarang tahun 2018 lalu, "Perjuangan belum berakhir, tetap semangat... SDN Poncoruso Jaya, Kabupaten Semarang Menang", jawaban seorang anak yang hobby music rebana dengan semangatnya yang berapi-api. "KITA PASTI BISA", imbuhnya lagi.